seo onpage optimization, optimasi artikel didalam halaman website - Jati882

seo onpage optimization, optimasi artikel didalam halaman website

seo onpage optimization, untuk mengupdate Artikel pada platform blogspot, di akhir tahun 2020.


Seo onpage optimization


Seo onpage optimization yang saya lakukan setelah optimasi ulang di bulan Juli tahun 2020 dikarenakan banyak artikel-artikel blog saya yang mental dari halaman satu Google dan peringkat artikel blog saya merosot.

Pada bulan itu saya harus mengoptimasi ulang atau mengupdate seo onpage optimization artikel-artikel saya yang berjumlah sekitar 100 judul. 

Optimasi didalam website dan update artikel blog yang saya lakukan untuk mengembalikan posisi Google serp yang tentu saja sangat melelahkan, sebab saya harus melakukannya satu persatu dengan menggunakan teknik seo onpage optimization.

Untuk mengetahui mengapa banyak posisi Google serp yang merosot, dan bahkan ada beberapa dari artikel-artikel blog saya hilang dari halaman Google pencarian, saya menggunakan beberapa aplikasi seperti Alexa, Google Search, Serpsurf, dan serprobot. 

Kemudian saya mencoba menganalisa seo onpage optimization satu persatu artikel yang terpental dari halaman satu Google serp, dan untuk mencari tahu penyebab dari semua itu.

Selain itu saya juga menganalisa dan membandingkan dengan seo onpage optimization artikel orang lain yang menempati halaman satu Google serp, dari judul dan url artikel mereka. 

Ternyata kebanyakan artikel-artikel mereka yang menempati halaman satu Google serp adalah artikel-artikel yang menggunakan judul yang panjangnya antara 8-10 kata. 

Selain itu, artikel-artikel tersebut juga menggunakan url yang panjang dengan teks yang sama persis dengan judul artikel. 

Pantas saja artikel saya banyak yang terpental dari halaman satu Google serp, sebab selama ini teknik Seo onpage optimization yang saya lakukan dengan membuat judul artikel-artikel blog yang tidak terlalu panjang, dan dengan cara menggunakan url yang agak pendek, dan teksnya tidak sama dengan judul artikel. 


Optimasi didalam halaman Website atau seo onpage optimization untuk artikel di platform Blogspot adalah sebagai berikut :

  • Sebelum membuat judul artikel-artikel, saya melakukan riset keyword terlebih dahulu, dan menggunakan long tail keyword untuk mengurangi tingkat persaingan keyword yang tinggi. 
  • Setelah mendapat long tail keyword tertentu untuk judul, saya memasukkan keyword tersebut pada judul artikel. 
  • Menyisipkan keyword utama dan keyword tambahan pada Sub Judul. 
  • Membuat url atau permalink khusus yang pendek dengan menyisipkan keyword target. 
  • Menyisipkan keyword target dan keyword tambahan pada deskripsi. 
  • Menyisipkan keyword target dan juga keyword tambahan pada 3 atau empat paragraf pertama. 


Seo onpage optimization yang saya lakukan sejak bulan Februari hingga bulan Juni 2020 itu saya anggap cukup berhasil dengan banyaknya artikel-artikel saya yang masuk ke halaman satu Google serp. 

Selain itu ranking Alexa blog saya naik dari 1 juta 300 ribuan menjadi sekitar 600 ribuan, dan pengunjung blog saya dapat mencapai 1.000-5.000 orang per hari.

Akan tetapi pada bulan Juni tahun 2020, ranking Alexa dari blog saya melorot kembali menjadi 900 ribuan, trafik atau pengunjung blog turun dibawah 1.000 orang per hari, dan banyak artikel saya yang terpental jauh dari halaman satu Google serp. 


Seo onpage optimization

Selama bulan Juli tahun 2020, saya harus melakukan seo onpage ulang, yaitu optimasi didalam halaman ke seluruh artikel-artikel yang melorot posisinya, kecuali artikel-artikel yang masih menempati halaman satu Google serp. 

Seo onpage optimization ulang ini cukup melelahkan. Hal ini disebabkan saya harus melakukan perubahan yang cukup mendasar dengan mengganti judul dan url artikel-artikel blog yang banyak terdepak dari halaman satu Google serp. 

Seo onpage optimization dengan mengganti judul dan url artikel, berarti saya juga harus mengganti seluruh internal link yang tertaut pada semua artikel-artikel blog tersebut, dan saya tuangkan dalam sebuah artikel yang saya beri judul 

"Optimasi Seo on-page, Cara Saya Mengupdate Artikel Lama Blogspot" 

Artikel ini beberapa minggu sempat menduduki halaman satu Google serp dan menjadi artikel Cuplikan pilihan Google serp, sebelum akhirnya terdepak dari halaman satu Google serp. 


seo onpage optimization


Selain melakukan seo onpage optimization ulang, saya harus mengirim kembali url-url artikel tersebut ke Google Console untuk dilakukan indeks ulang. 

Jerih payah saya melakukan seo onpage ulang ternyata tidak sia-sia. Ranking Alexa blog saya kembali naik ke angka 659 ribuan dari 900 ribuan sebelumnya.

Saya mengambil kesimpulan bahwa Seo onpage optimization yang saya lakukan sudah benar dan cukup berhasil, dan hal ini terbukti dengan banyaknya artikel-artikel blog saya yang kembali menempati halaman satu Google serp. 

Akan tetapi pada bulan November tahun 2020 ini banyak artikel blog saya yang kembali terpental dari halaman satu Google serp. 

Bahkan ada beberapa artikel saya yang menghilang dari halaman Google serp. Tidak hanya itu, ranking Alexa blog saya melorot kembali ke urutan 800 ribuan. 

Celakanya Google menutup fitur Uji URL Aktif yang ada pada Google Console, sehingga saya tidak dapat mengirimkan url artikel untuk meminta indeks ulang. 

Kembali saya harus menganalisa satu persatu seo onpage artikel-artikel yang terpental dari halaman satu Google serp. 

Kebanyakan artikel-artikel tersebut adalah artikel-artikel yang pernah saya lakukan optimasi ulang dengan Seo onpage optimization di bulan Juli 2020. 

Artikel-artikel tersebut umumnya sudah menggunakan judul yang panjang dan sudah menggunakan url yang panjang dan teks yang sama dengan judul artikel. 

Akan tetapi setelah saya analisa dengan menggunakan Seoquake, kebanyakan keyword density artikel-artikel tersebut kurang dari 3%.

Kemudian saya menambahkan keyword target dan keyword tambahan agar keyword density berkisar 3% dari total kata yang ada pada artikel. 

Penambahan keyword density terkesan dipaksakan agar mencapai angka 3%. Hal ini membuat artikel-artikel tersebut kurang nyaman dibaca, karena ada penambahan-penambahan keyword yang saya paksakan. 

Ada juga artikel-artikel yang tidak saya optimasi ulang dengan Seo onpage optimization karena pada Juli masih menempati halaman satu Google serp, karena tingkat persaingan keyword yang saya gunakan tidak tinggi. 

Artikel-artikel ini masih menggunakan teknik Seo onpage optimization dengan judul dan url artikel yang agak pendek, keyword density kurang dari 3%, dan judul tidak sama dengan url artikel. 

Setelah itu saya hanya dapat mengirim Sitemap blog ke Google Console untuk diindeks agar artikel-artikel tersebut kembali menempati halaman satu, dua, atau tiga Google serp. 

Optimasi didalam halaman atau seo onpage pada artikel sampai saat ini belum berhasil meski rangking Alexa blog saya sempat naik lagi ke kisaran 676 ribuan sebelum akhirnya melorot lagi ke kisaran 700 ribuan pada saat artikel ini saya tulis. 


seo onpage optimization


Praktis selama bulan November tahun 2020 ini, saya banyak menghabiskan waktu luang hanya untuk melakukan optimasi didalam halaman atau seo onpage optimization ulang, dan baru dapat menulis beberapa artikel saja termasuk artikel ini. 

Hampir setiap hari saya memeriksa posisi Google serp artikel-artikel blog dengan menggunakan Google Search, sepsurf, atau seoquake dengan harapan Google telah mengindeksnya. 

Akan tetapi sampai dengan artikel ini saya tulis, hanya beberapa artikel saja yang bisa kembali ke halaman utama Google serp di urutan pertama, antara lain dua artikel ini :

seo onpage optimization

seo onpage optimization


Kedua artikel diatas masih bertahan di halaman satu Google serp kemungkinan dikarenakan tingkat persaingan kata kunci atau keywordnya tidak tinggi. 

Saya membaca sebuah artikel dari salah seorang pakar SEO tentang LSI atau Latent Semantic Index, yaitu indeks persamaan kata dari keyword yang kita targetkan dalam seo onpage atau optimasi di halaman website.

Intinya kita tidak harus memasukkan keyword target dengan dengan jumlah tertentu agar keyword density artikel mencapai 3%.

Hal ini disebabkan Google sudah dapat mengetahui dan mengindeks persamaan kata dari keyword yang kita targetkan pada seo onpage atau optimasi didalam halaman website kata pakar seo itu. 

Saya khawatir ini adalah penyebab sulitnya artikel-artikel saya diindeks ulang oleh Google. 

Sebelum Google menutup fitur Uji URL Aktif pada Google Console, untuk melakukan indeks sebuah artikel baik itu artikel baru maupun artikel lama tidak memerlukan waktu yang lama. 

Terkadang hanya beberapa menit atau beberapa jam saja artikel saya sudah terindeks oleh Google, segera setelah url artikel-artikel saya kirimkan ke Google Console. 

Apakah kali ini Google benar-benar menerapkan Laten Semantic Index di bulan November tahun ini, atau akan menerapkan algoritma BERT atau Bidirectional Encoder Representations from Transformers di akhir tahun 2020 ini?, entah lah. 

Berapakah jumlah persentase keyword density yang harus terdapat dapat dalam sebuah artikel jika menggunakan LSI atau menggunakan BERT?. 

Saya sendiri belum pernah melakukan seo onpage atau optimasi didalam halaman dengan menggunakan LSI atau Latent Semantic Index secara khusus pada artikel blog yang sudah saya buat, karena minimnya pengetahuan dan keterbatasan saya tentang SEO on-page dan SEO off-page. 

Setahu saya Google memiliki 200 faktor yang dapat menentukan suatu artikel, blog, atau website agar dapat masuk atau menempati posisi di halaman satu Google serp. 

Jika Google akan memperbarui lagi algoritma di tahun 2021, menurut saya sebaiknya algoritma yang baru hanya diterapkan pada artikel, blog, atau website yang diindeks setelah tanggal penerapan, dan tidak berlaku surut agar tidak merusak posisi indeks yang sudah ada sebelumnya. 

Dasar pemikiran saya adalah, pada umumnya suatu kebijakan, atau peraturan, atau Undang-undang itu biasanya berlaku ke depan dan tidak berlaku surut. 

Bisa dibayangkan jika sebuah blog memiliki 500-1.000 artikel, berapa lama waktu yang diperlukan untuk mengoptimasi atau melakukan seo onpage ulang semua artikelnya agar tidak merosot rangkingnya, atau terpental posisi Google serp artikel-artikelnya. 

Demikian, semoga artikel seo onpage optimization ini bermanfaat..























0 Response to "seo onpage optimization, optimasi artikel didalam halaman website"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...