Tele marketing, Marketing, yang menggunakan Telepon, untuk Pemasaran - Jati882

Tele marketing, Marketing, yang menggunakan Telepon, untuk Pemasaran

Tele Marketing adalah metode pemasaran yang sudah cukup lama digunakan oleh bisnis  untuk memasarkan produk dan layanan.


Tele marketing


Tele marketing kadang disebut juga Tele sales dan Inside sales adalah pemasaran langsung untuk produk dan layanan kepada pelanggan dan calon pelanggan melalui telepon, fax, dan robocall yaitu promosi dalam bentuk suara yang sudah direkam terlebih dahulu.

Salah satu kelebihan dari Tele Marketing adalah dapat langsung berkomunikasi dengan pelanggan potensial secara berkala sehingga penyampaian pesan lebih efektif, dan menjaga hubungan baik yang sudah terjalin terus terpelihara.

Promosi yang dilakukan melalui media seperti Televisi, Radio, Koran, dan Billboard memerlukan biaya tinggi, sehingga sulit untuk menghemat anggaran biaya promosi suatu bisnis, jika dibandingkan dengan menggunakan Tele Marketing.

Telepon adalah media yang paling hemat biaya, fleksibel, dan dapat dipertanggungjawabkan secara statistik.

Akan tetapi sekarang cara marketing ini tidak hanya menggunakan telepon atau fax, tetapi juga menggunakan internet, email, nomor Whatsapp, video call, dan media sosial untuk menjangkau calon pelanggan, membuat janji bertemu, jadwal presentasi, dan sebagainya.

Media marketing lebih banyak melibatkan perempuan sebagai Tele Marketer, mungkin dikarenakan perempuan dianggap lebih luwes, santun, dan suara perempuan dapat menarik perhatian dan menyenangkan calon pelanggan.

Pekerjaan ini dapat dilakukan dari kantor, Call center, Rumah, maupun dari tempat lain seperti Cafe, Resto, dan sebagainya, tergantung jenis produk dan layanan yang ditawarkan.

Calon Pelanggan atau pembeli terkadang aktif menghubungi Tele marketing suatu bisnis, seperti calon pembeli rumah meminta jadwal survei, calon nasabah bank menanyakan permohonan kredit yang diajukan, dan sebagainya.

Tele marketing dapat membantu berbagai organisasi berhasil mencapai hasil yang lebih baik, dan merupakan strategi dalam penjualan bisnis ke bisnis, promosi acara, survey, kampanye partai politik, dan sebagainya.

Untuk kampanye pemasaran yang tujuan akhirnya adalah penjualan langsung, tahap akhirnya adalah penutupan penjualan. Sedangkan kampanye yang bertujuan untuk mendapatkan prospek, maka tahap akhirnya adalah mengirim prospek ke tim penjualan.

Telemarketing dapat menjadi alat yang sangat berharga untuk bisnis kecil, karena menghemat waktu dan uang dibandingkan dengan penjualan pribadi, tetapi menawarkan banyak manfaat yang sama dalam hal kontak langsung dengan pelanggan.

Telemarketing sangat berguna ketika pelanggan untuk produk atau layanan bisnis kecil yang berada di tempat yang sulit dijangkau, atau ketika banyak prospek yang harus dihubungi untuk menemukan satu yang tertarik untuk melakukan pembelian.

Tele marketing dibagi dua macam :

1. Tele marketing yang menangani panggilan telepon masuk, biasanya dihasilkan oleh iklan siaran, surat langsung, atau katalog, dan pesanan produk. 

2. Tele marketing keluar yang ditujukan langsung ke konsumen akhir, misalnya, bisnis perbaikan pagar rumah mungkin memanggil orang untuk mencari prospek dan pelanggan. 

Adapun kekurangan atau sisi negatif Tele Marketing adalah :

1. Tele marketing terkadang mengganggu aktifitas pekerjaan calon pelanggan yang ditarget, seperti menawarkan kartu kredit, pinjaman, kredit kendaraan, dan sebagainya pada saat yang tidak tepat.

2. Calon pelanggan yang dihubungi dapat memblok nomor telepon sales Tele Marketing di smartphonenya, jika merasa terganggu atau tidak tertarik dengan promosi yang ditawarkan.

3. Tele marketing banyak dimanfaatkan oleh sindikat penipu untuk mencari keuntungan dengan meminta sejumlah uang, misalnya iming-iming hadiah, pemenang hadiah uang atau kendaraan, hingga berita hoax anggota keluarga yang mengalami kecelakaan, ditahan pihak yang berwajib, dan sebagainya.

4. Terkadang calon pelanggan terganggu dengan dihubungi secara terus menerus oleh sales Tele Marketing, padahal sudah pernah mengutarakan tidak tertarik dengan produk atau layanan yang ditawarkan.

5. Tele marketing dengan menggunakan robocall sudah dilarang di 23 negara bagian Amerika Serikat sejak tahun 2012.

Tele marketer diharuskan membuat pengungkapan khusus atas informasi material, yaitu :

  • Melarang representasi yang keliru. 
  • Menetapkan batas waktu pemasar jarak jauh dapat menelepon konsumen. 
  • Melarang panggilan ke konsumen yang telah meminta untuk tidak ditelepon lagi. 
  • Menetapkan batasan pembayaran untuk penjualan barang dan jasa tertentu. 

Terlepas dari kelebihan dan kekurangan Tele Marketing, saat ini banyak perusahaan yang menggunakan teknik pemasaran ini, disamping teknik pemasaran langsung lainnya. 

Beberapa Perusahaan yang menggunakan Tele Marketing. 

1. Perbankan dan Lembaga Keuangan 
2. Dealer Automotive
3. Perusahaan Telekomunikasi 
4. Perusahaan TV kabel 
5. Perusahaan Asuransi 
6. Provider Internet 


Persiapan sales Tele Marketing sebelum dan saat menghubungi prospek :

1. Mereview kembali product knowledge yang akan ditawarkan. 

2. Melakukan riset kecil tentang prospek atau pelanggan seperti usia, jenis kelamin, pekerjaan, profesi, dan sebagainya. 

3. Membuat daftar pertanyaan yang akan diajukan ke prospek atau pelanggan. 

4. Memperkenalkan diri dan memberi salam pada saat sudah terhubung dengan prospek atau pelanggan. 

5. Beri kesempatan prospek atau pelanggan untuk bicara dan bertanya. 

6. Meminta waktu kepada prospek atau pelanggan untuk menjelaskan produk atau layanan yang ditawarkan. 

7. Mencatat order pembelian produk yang diminta oleh prospek atau pelanggan. 

8. Menyiapkan pilihan alternatif atau solusi lain jika prospek menolak tawaran. 

9. Meminta waktu tambahan atau menanyakan waktu yang tepat untuk menghubungi kembali prospek atau pelanggan.

10. Menyampaikan ucapan terima kasih kepada prospek atau pelanggan untuk kesediaan waktunya untuk dihubungi. 


Demikian, semoga bermanfaat.... 

0 Response to "Tele marketing, Marketing, yang menggunakan Telepon, untuk Pemasaran"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...