Usaha Sampingan, Tips, Tricks, Jual Beli Mobil, Untuk Pemula - Jati882

Usaha Sampingan, Tips, Tricks, Jual Beli Mobil, Untuk Pemula

Seluk Beluk Usaha Sampingan Jual Beli Mobil Bekas Sebagai Usaha Sampingan Untuk Pemula.




Usaha Sampingan




Usaha Sampingan Jual Beli mobil adalah usaha yang memerlukan pengetahuan yang tidak didapat ddari bangku sekolah, tetapi umumnya dari pengalaman seseorang.

Biasanya mereka yang memiliki Usaha Sampingan jual beli mobil sudah mengerti betul seluk beluk bisnis ini.

Bagi anda memiliki modal cukup besar dapat menekuni bisnis jual beli mobil menjadi bisnis utama dengan membuka show room mobil, dan menjadikan bisnis ini bukan lagi sebagai Usaha Sampingan.

Mobil adalah salah satu kebutuhan sekunder bagi masyarakat untuk transportasi sehari-hari seperti bekerja, membawa barang, maupun untuk usaha transportasi.

Hal ini dapat kita lihat dihampir semua jalan raya yang selalu ramai dengan lalu-lintas kendaraan, baik kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.

Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik, Jumlah Kendaraan Bermotor Berdasarkan Jenis Per 2018.
  1. Mobil Penumpang      16.440.987 unit
  2. Mobil Bis                          2.538.182 unit
  3. Mobil Barang                  7.778.544 unit
  4. Sepeda Motor             120.101.047 unit

Berdasarkan data tersebut dapat kita mengambil kesimpulan, bahwa Usaha Sampingan jual beli mobil penumpang dan barang memiliki peluang yang sangat besar.

Untuk mobil atau kendaraan baru dari pabrik, Dealer, Show Room, Leasing, dan Rental semua sudah dikuasai perusahaan besar.

Salah satu peluang usaha mobil yang bisa anda tekuni sebagai Usaha Sampingan adalah jual beli mobil bekas.

Usaha Sampingan jual beli mobil bekas untuk pemula ini sebagai pembelajaran apabila anda bermaksud menekuni bisnis ini sebagai bisnis utama.

Hal-hal yang harus dilakukan sebelum terjun ke Usaha Sampingan jual beli mobil bekas.

  • Pelajari mobil jenis apa yang banyak dicari atau diminati masyarakat.
  • Merk mobil dan tipe mobil apa yang banyak mereka cari.
  • Pelajari berapa harga pasaran mobil-mobil tersebut.
  • Pelajari harga yang ditawarkan oleh para pedagang pada iklan mereka.

Cara memulai Usaha Sampingan jual beli mobil agar dapat mengetahui Iklan Mobil Penjual atau Pemakai.
  • Luangkan waktu membaca iklan-iklan jual beli mobil bekas diberbagai media selama seminggu.
  • Tandai iklan-iklan mana yang alamat dan nomor teleponnya sama, biasanya ini adalah iklan pedagang mobil.
  • Pelajari teks iklan-iklan jual beli mobil bekas seperti Barang simpanan, Bodi kaleng, BU, Tangan pertama, biasanya ini juga iklan pedagang mobil.
  • Perhatikan Plat Nomor kendaraan, apakah plat nomor kota anda atau kota lain, sebab dapat mempengaruhi harga jual mobil. 
  • Bandingkan harga mobil yang anda bidik seperti merk mobil, tipe kendaraan, tahun keluaran, bulan berakhirnya pajak, dan Plat nomor kendaraan. 
  • Bandingkan harga mobil yang sama, yang menggunakan transmisi manual dan matic.

Langkah selanjutnya untuk pemula Usaha Sampingan jual beli mobil adalah mendatangi alamat penjual mobil
  • Cari tahu apakah penjual mobil tersebut adalah pemakai atau pedagang.
  • Cari tahu apakah mobil dijual di show room, rumah, kantor, atau numpang alamat orang lain.
  • Lihat posisi mobil, jika mepet ke tembok, atau dibawah tempat yang teduh, biasa ini untuk tujuan menyembunyikan baret atau penyok dibagian tertentu mobil.

Cara pemula Usaha Sampingan jual beli mobil untuk mengetahui Kondisi Mobil.

Cek surat-surat kendaraan

1. Apakah STNK atau Surat Tanda Kendaraan Bermotor, Pajak, dan Plat nomor masih panjang, jika sudah habis atau hampir habis anda mempunyai resiko biaya perpanjangan jika mobil belum laku terjual. 

2. Periksa BPKB atau Buku Pemilik Kendaraan Bermotor, apakah Asli atau Duplikat, jika Duplikat biasanya BKPB pernah hilang dan pasaran mobil lebih murah dari yang BPKBnya Asli.

3. Periksa Nama pemilik kendaraan, apakah Pribadi atau Perusahaan, jika atas nama Perusahan pasaran mobil lebih murah. 

4. Periksa BPKP, sudah berapa kali kendaraan berganti pemilik, dan tangan keberapa pemilik terakhir mobil, jika tangan pertama harga agak sedikit mahal

5. Periksa Faktur dari Pabrik, cocokkan data kendaraan di BPKB dengan data Faktur. Biasanya calon pembeli akan menanyakan keberadaan Faktur terlebih jika mobil tersebut dari tangan pertama. 

6. Jika itu mobil pick-up periksa apakah Buku Kir masih berlaku. Cocokkan dengan stiker masa berlaku Kir yang ditempel di bodi mobil. 

7. Periksa Nomor Rangka dan Nomor Chasis mobil, apakah terlihat asli, lalu tempelkan isolatif kertas diatas nomor, gesekkan pensil kearah kiri daan kanan sampai angka nomor kendaraan terbaca di kertas, cocokkan dengan nomor yang tertera pada STNK dan BPKB. 

8. Jika mobil sedan, cari tahu apakah mobil tersebut bekas taxi, sebab harga pasarannya lebih rendah. 

9. Jika mobil mini bus, cari tahu apakah bekas Angkot atau Omprengan, sebab harga pasarannya juga lebih rendah. 

10. Periksa posisi kilometer mobil, apakah sesuai dengan kondisi mobil, sebab terkadang kilometer mobil direkayasa seolah mobil jarang dipakai oleh pemilik atau barang simpanan. 


Cek Fisik Kendaraan

1. Periksa bagian depan kendaraan baik bagian bagian luar maupun dalam, tujuannya adalah untuk mengetahui apakah mobil pernah mengalami kecelakaan atau tabrakan.

2. Periksa warna mobil, apakah sesuai dengan yang tertera dalam STNK, BPKB, atau Faktur, apakah warna solid atau metalic. 

3. Periksa apakah warna mobil masih asli atau sudah dicat ulang, jika sudah dicat ulang harga pasaran lebih rendah, lalu periksa apakah ada cat yang bergelombang tanda bodi mobil keropos.

4. Periksa kondisi ban atau roda apakah masih layak pakai, terkadang ban mobil sudah diganti dengan ban bekas yang kurang layak pakai. 

5. Periksa velg mobil apakah menggunakan velg asli atau bawaan pabrik, atau menggunakan velg racing, sebab pembeli biasanya lebih suka mobil yang menggunakan velg racing. 

6. Periksa bagian bawah kendaraan terutama terutama di sekitar roda depan, roda belakang, dan chasis, apakah ada keropos.

7. Untuk mobil pick-up, periksa chasis mobil apakah ada keropos, pernah dilas, apakah pernah patah. Terkadang chasis didempul dan dicat ulang untuk menyembunyikan bekas dilas dan bekas patah. 

8. Periksa mesin mobil, apakah ada kebocoran oli mesin, dan oli transmisi. 

9. Periksa radiator, apakah ada penyok bekas benturan apakah ada kebocoran air.

10. Periksa kekentalan oli mesin, terkadang oli diganti dengan oli yang lebih kental agar suara mesin lebih halus, dan jika oli mesin agak kental pertanda mesin bermasalah. 

11. Periksa asap knalpot, apakah ada kebocoran dibagian header, manipol, apakah ada kebocoran asap knalpot dan masuk ke kabin  mobil. 

12. Periksa warna dan bau asap knalpot, jika asap knalpot berwana putih atau abu-abu dengan bau yang menyengat itu pertanda pembakaran mesin mobil bermasalah.

13. Periksa udara AC di dalam mobil apakah masih dingin. Jika kurang dingin kemungkinan freon AC habis atau kompresor AC bermasalah. 

14. Periksa stir mobil, apakah stir masih asli, periksa apakah putaran stir mobil masih baik dengan cara mengerakkan stir ke kiri dan ke kanan, berulang-ulang, periksa apakah roda depan kendaraan langsung merespon dan bergerak sesuai gerakan stir mobil. 

15. Periksa rem mobil dengan cara menginjak perlahan, jika terasa ringan dan agak dalam pertanda rem kendaraan bermasalah, seperti minyak rem kurang atau bocor. 

16. Periksa wiper kaca depan dan kaca belakang apakah masih berfungsi. Apakah penyemprot air masih masih berfungsi juga. 

17. Periksa Radio tape atau CD player dan speaker, apakah masih asli bawaan dari pabrik atau sudah diganti, apakah merk mahal atau merk murah. 

18. Periksa perlengkapan lain seperti karpet-karpet alas kaki, sarung jok, kunci roda, dan dongkrak, segi tiga pengaman. 

19. Periksa ban serep, apakah masih layak pakai. Apakah ukuran roda dan velg sama dengan empat roda lainnya. 

20. Periksa lampu depan, lampu kecil, lampu sign, lampu hazard, lampu kabin, apakah masih berfungsi. 

21. Periksa rem tangan, apakah masih berfungsi dengan cara menarik tuas rem tangan, kemudian mendorong mobil dalam keadaan transmisi netral. 

22. Jika mobil mini bus, periksa bagian atap kendaraan, apakah ada baret atau penyok. 


Wah Usaha Sampingan jual beli mobil bekas kok ribet ya..., untuk pemula sebaiknya anda membuat check list agar tidak ada yang terlewat ketika melakukan pengecekan pada saat akan membeli mobil atau kendaraan. 

Tips dan Tricks untuk Usaha Sampingan jual beli mobil bekas.

  • Untuk pembelian mobil pada saat pertama sebaiknya membeli mobil bekas yang berumur sekitar 5-10 tahun. 
  • Pilih merk mobil asal Jepang
  • STNK dan pajak kendaraan masih berlaku panjang dan atas nama penjual. 
  • BPKB asli bukan duplikat. 
  • Jika mobil pickup periksa apakah Surat izin Kir masih berlaku. 
  • Plat nomor kendaraan sesuai kota tempat tinggal anda, untuk menghindari resiko mutasi Surat-surat kendaraan jika masa berlaku STNK habis dan mobil belum laku terjual. 
  • Warna kendaraan yang banyak digunakan orang, misalnya silver. 
  • Alamat penjual bukan wilayah langganan banjir apalagi langganan banjir air laut. 
  • Membawa teman atau keluarga yang bisa mengemudikan dan mengerti mobil pada saat melakukan pengecekan mobil. 
  • Jangan membawa uang dalam jumlah besar, cukup sekedar untuk down payment, atau pembayaran via transfer rekening bank agar lebih aman. 


Langkah-langkah sebelum menjual mobil. 

  • Bersihkan bagian dalam mobil seperti sarung jok, karet alas kaki, dan bagian lainnya. 
  • Cuci mesin dan bagian sekitar mesin dari kotoran yang melekat. 
  • Lepaskan lalu cuci roda-roda, velg, dan bagian bawah mobil dengan menggunakan sikat. 
  • Bersihkan kaca depan mobil dari flek yang melekat dengan menggunakan pembersih khusus. 
  • Cuci bodi mobil menggunakan shampo mobil, jika perlu dipoles juga. 
  • Membuat dokumentasi mobil yang dibeli seperti foto kendaraan, fotocopy Surat-surat kendaraan, fotocopy KTP penjual mobil, dan kertas esek-esek nomor rangka dan nomor chasis. 

Cara Menghitung Harga Jual Mobil. 

  • Menghitung harga perolehan mobil, yaitu harga beli mobil ditambah biaya lainnya yang terkait dengan pembelian mobil, dan biaya perawatan mobil. 
  • Menentukan keuntungan yang anda inginkan, setelah dikurangi dengan komisi jika menggunakan Perantara. 
  • Hindari pembayaran secara tunai untuk menghindari penggunaan uang palsu. 
  • Serah terima kendaraan setelah proses pembayaran selesai. 
  • Membuat kwitansi pembayaran pembelian mobil untuk pembeli. 
  • Meminta fotocopy KTP pembeli dan menyimpannya pada dokumentasi pembelian dan penjualan mobil. 

Demikian artikel Usaha Sampinga jual beli mobil ini saya tulis berdasarkan pengalaman saya menjalankan usaha jual beli mobil bekas beberapa tahun yang lalu. 

Semoga bermanfaat... 




0 Response to "Usaha Sampingan, Tips, Tricks, Jual Beli Mobil, Untuk Pemula"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...