Strategi Pemasaran Makanan Khas Daerah, Jakarta

Salah Satu Kekayaan Milik Bangsa Indonesia Adalah Banyaknya Makanan Khas di Setiap Daerah.

Ditulis oleh Jati, https://jati882.my.id

Gado-gado
Gado-gado
Sumber gambar : Wikipedia.id

Indonesia yang terhampar dengan ribuan pulau, dengan berbagai suku, bahasa, agama, adat istiadat, budaya, keanekaragaman sumber daya hayati, dan keanekaragaman kuliner khas Nusantara.

Tidak hanya itu, Indonesia juga mempunyai keanekaragaman tanaman pangan, baik itu tanaman makanan pokok maupun makanan pelengkap, yang merupakan tanaman asli khas daerah maupun tanaman yang dibawa bangsa lain ke negeri ini.

Jika anda bepergian ke salah satu daerah di Indonesia, anda akan dapat menikmati kelezatan makanan khas daerah tersebut, baik untuk langsung dikonsumsi maupun sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang.

Akan tetapi jika anda datang ke Jakarta, anda akan sedikit mengalami kesulitan untuk membeli oleh-oleh khas Jakarta, sebab di Jakarta sedikit sekali toko-toko yang menjual oleh-oleh khas Jakarta seperti daerah lain.

Hal ini merupakan peluang usaha yang terbuka untuk menjalankan bisnis kuliner khas Jakarta yang dapat anda lakukan untuk dijadikan bisnis
utama maupun bisnis sampingan.

Peluang usaha ini tidak hanya untuk bisnis makanan khas Jakarta saja, tetapi juga makanan khas daerah lain. Hal ini dikarenakan penduduk Jakarta kebanyakan adalah pendatang dari berbagai daerah di Indonesia.

Oleh karena itu di Jakarta banyak Rumah makan atau Warung makan yang menyajikan masakan khas daerah seperti Rumah makan Padang, Warung Tegal, Coto Makassar, Mie Aceh, Soto Kudus, Soto Lamongan, Sate Madura, dan sebagainya.

Selain masakan atau makanan khas dari berbagai daerah, di Jakarta banyak terdapat restoran, kafe, gerai makanan dan minuman yang berasal dari negara lain seperti Pizza, Kebab, Fried Chicken, dan sebagainya.

Jakarta merupakan Ibukota Negara dan pusat bisnis yang banyak dikunjungi para pebisnis baik dari berbagai daerah, maupun dari luar negeri, dan juga dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara, sehingga peluang bisnis kuliner atau makan semakin terbuka lebar.

Kembali ke peluang pemasaran masakan atau makanan khas daerah Jakarta khususnya, ada beberapa macam masakan, makanan, Camilan, yang menjadi ciri khas, diantaranya :

  • Gado-gado
  • Cerancam
  • Nasi Uduk
  • Nasi Ulam
  • Lontong Sayur
  • Sayur Asem
  • Laksa
  • Asinan
  • Soto Betawi
  • Soto Kambing khas Jakarta 
  • Gabus Pucung
  • Semur Jengkol
  • Kue Awug
  • Kue Pisang
  • Kue Cucur
  • Kue Dadar 
  • Kue Dadar Kering 
  • Kue Cincin
  • Kue Pe'pe'
  • Kue Talam
  • Kue Ongol-ongol
  • Kue Kembang Goyang
  • Dodol
  • Geplak
  • Roti Buaya
  • Roti Gambang
  • Kerak Telor
  • Selendang Mayang
  • Bir Pletok
  • Dan sebagainya 

Beberapa Strategi Pemasaran Makanan Khas Daerah Jakarta :


1. Menggunakan resep asli masakan khas daerah Jakarta yang didapat dari resep turun temurun, agar kualitas, rasa, dan aroma makanan atau masakan tersebut memenuhi keinginan pecinta Masakan khas. Daerah Jakarta.

Sebagai contoh masakan Laksa khas Jakarta menggunakan Temu Manggah sebagai salah satu bumbu penyedap masakan, sehingga mempunyai rasa dan aroma yang berbeda dengan Laksa daerah lain.

Contoh lainnya adalah Nasi Ulam menggunakan bumbu sereh yang dicampur dan diaduk dengan nasi agar memiliki cita rasa yang lebih lezat sebelum diberi serundeng kelapa.

2. Menggunakan cara tradisional dalam mengolah atau memasak makanan khas daerah Jakarta agar mutu dan rasa makanan tersebut tetap terjaga.

Sebagai contoh, dalam pembuatan. Dodol khas Jakarta masih masih menggunakan tungku api berbahan bakar kayu, dan dengan cara diaduk terus menerus secara manual selama beberapa jam, sehingga Dodol matang merata dengan tekstur dan aroma khasnya.

3. Menggunakan properti khas untuk menjual makanan khas Jakarta, untuk memberi suasana atau nuansa khas Jakarta atau Betawi dan agar calon pembeli dapat mengetahui keberadaannya.

Sebagai contoh :

  • Pedagang Kerak Telor menggunakan pikulan yang memiliki ciri khas tersendiri, dan dengan menggunakan peralatan masak anglo berbahan bakar arang, dan memakai pakaian, peci, dan sandal khas Jakarta.
  • Pedagang camilan Selendang Mayang menggunakan pikulan khas tersendiri dan menggunakan tampah besar untuk tempat  Selendang mayang. 
  • Pedagang Gado-gado dan Cerancam menggunakan cobek dan ulekan batu agar aroma, rasa, dan tekstur bumbu kacangnya memiliki ciri khas tersendiri. 


4. Menggunakan kemasan tradisional khas masakan atau makanan khas Jakarta yang sudah digunakan secara turun temurun, agar tetap terjaga aroma dan rasa makanan tersebut.

Sebagai contoh, Nasi Uduk, Kue Pisang, dan Kue Talam sebaiknya dibungkus dengan daun pisang agar rasa dan aromanya memiliki ciri khas tersendiri dan mengundang selera.


5. Fokus hanya untuk satu, dua, dan maksimal tiga masakan saja agar mutu dan rasa masakan tetap terjaga.

Contoh :
  • 3 macam masakan, Nasi Uduk, Nasi Ulam, dan Lontong Sayur. 
  • 2 macam masakan, Gado-gado, Cerancam
  • 1 macam masakan, Soto Betawi, Laksa, Asinan


6. Mengikuti event-event yang diadakan di Jakarta seperti :

  • Festival Kemang
  • Festival Condet
  • Lebaran Betawi
  • Pekan Raya Jakarta
  • Festival Cagar Budaya Situ Babakan
  • Bergabung dengan wedding organizer
  • Dan sebagainya. 


7. Menggunakan digital marketing untuk melakukan promosi dan pemasaran masakan khas daerah Jakarta, seperti :
  • Instagram
  • Fans Page Facebook 
  • Toko online sendiri 
  • Marketplace 
  • Google Bisnisku 
  • Dan sebagainya 


8. Menyediakan layanan antar bekerja sama dengan Go Food, Grab, dan sebagainya.


9. Menggunakan layanan pembayaran non cash, misalnya kartu debit, kartu kredit, Ovo, Dana, e-Money, dan sebagainya.


10. Membuat Toko Oleh-oleh Khas Daerah Jakarta untuk memasarkan makanan khas daerah Jakarta yang seperti :

  • Dodol
  • Geplak
  • Kue Awug
  • Kue Kembang Goyang
  • Kue Dadar Kering 
  • Kue Cincin
  • Roti Buaya 
  • Roti Gambang
  • Bir Pletok
  • Dan sebagainya 


Demikian artikel Strategi Pemasaran Makanan Khas Daerah, Jakarta ini saya tulis, semoga bermanfaat.....




0 Response to "Strategi Pemasaran Makanan Khas Daerah, Jakarta "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...