Inilah Perkembangan Digital Marketing Indonesia Hingga Sampai 2020 Saat ini - Jati882

Inilah Perkembangan Digital Marketing Indonesia Hingga Sampai 2020 Saat ini

Teknologi Digital Telah Menjadikan Indonesia Salah Satu Negara Terbesar Dalam Digital Marketing.



Digital Marketing


Digital Marketing yang terlahir dari pesatnya perkembangan teknologi digital dan teknologi seluler di Indonesia telah merubah begitu banyak sendi-sendi kehidupan bangsa Indonesia.

Banyak hal-hal yang berubah dengan digunakannya digital marketing di Indonesia, sehingga mempermudah masyarakat melakukan berbagai aktivitas seperti bekerja, sekolah, bepergian, belanja, berjualan, bisnis, mengakses Internet, mengirim uang, dan sebagainya.

Bagi masyarakat yang masih awam dengan teknologi ini, tidak ada kata terlambat untuk belajar tentang seluk beluk yang berhubungan dengan Digital Marketing.

Pemerintah Indonesia sudah menggunakan teknologi digital dan Digital Marketing untuk meningkatkan pelayanan publik seperti :

  • Kartu Tanda Penduduk atau e-KTP
  • Surat Izin Mengemudi atau SIM
  • Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK
  • Paspor
  • Pelayanan Pajak
  • Pelayanan Kesehatan
  • Pendidikan 
  • Perizinan 
  • Haji dan Umroh
  • e-budget
  • e-billing
  • Dan sebagainya 


Saya masih ingat, beberapa pekerjaan dan hal lainnya yang sebelumnya dilakukan secara manual, akhirnya berhasil dirubah menjadi mudah setelah diganti dengan menggunakan teknologi digital, diantaranya :


1. Alat komunikasi untuk kegiatan perkantoran, dunia usaha, rumah tangga, pendidikan, dan lainnya hanya menggunakan fix phone.

Bagi masyarakat yang tidak mempunyai fix Phone di rumah, mereka menggunakan telepon umum koin milik PT. Telkom untuk melakukan komunikasi yang banyak tersebar di tempat-tempat umum dan fasilitas umum.

Kemudian PT. Telkom membuka peluang bisnis usaha Warung Telekomunikasi atau Warnet kepada masyarakat dengan sistem bagi hasil. Usaha ini sempat booming dan memudahkan masyarakat melakukan hubungan telepon.

Kemudian dengan hadirnya teknologi seluler, masyarakat dapat melakukan hubungan komunikasi baik untuk keperluan bisnis, usaha, maupun urusan pribadi menggunakan dengan Handphone.

Akan tetapi teknologi pertama seluler baru dapat digunakan untuk hubungan komunikasi suara dan teks atau SMS saja, belum digunakan untuk mengakses internet, mengirim email, menggunakan sosial media, dan sebagainya.

Oleh karenanya PT. Telkom membuka peluang bisnis Warung Internet atau Warnet agar masyarakat luas dapat mengakses Internet untuk berbagai keperluan seperti mengirim email, mencari informasi di internet atau browsing, Chatting, bermain game Online, dan sebagainya.

Dengan semakin berkembangnya teknologi digital dan teknologi seluler, kini masyarakat tidak pelu pergi ke Warung Internet atau Warnet, sebab semua kegiatan Digital Marketing dapat dilakukan dengan menggunakan Handphone dan Tablet.


2. Penumpang Kereta Api maupun Kereta Listrik dulu harus mengantri panjang di depan loket penjualan karcis atau tiket dan bahkan terkadang terjadi antrian panjang hingga  luar stasiun.

Semua dikerjakan secara manual, dari penjualan tiket, pemeriksaan tiket penumpang-penumpang yang akan memasuki area peron stasiun, pemeriksaan tiket oleh kondektur di kereta, dan pemeriksaan tiket ketika akan keluar dari stasiun tujuannya.

Stasiun kereta belum ditata sebagai mana mestinya, bahkan banyak terdapat kios-kios pedagang layaknya di sebuah pasar, bahkan banyak pedagang asongan, pengamen, pengemis, penjahat seperti copet dan jambret di atas kereta.

Apalagi jika menjelang hari raya idhul fitri dan hari libur panjang, masyarakat harus berjuang berdesak-desakan mengantri tiket, bahkan hingga bermalam di stasiun agar dapat antrian terdepan.

Setelah berjam-jam antri berdesakan, ternyata tiket bernomor tempat duduk sudah habis terjual, baik dibeli calon calon penumpang yang lebih awal antri maupun diborong oleh calo tiket.

Setelah Pemerintah Indonesia dan PT. Kereta Api membenahi manajemen, membenahi sarana dan pra sarana kereta api termasuk stasiun, dan digunakannya digital marketing dalam penjualan tiket kereta api, kini masyarakat dapat dengan mudah membeli tiket kereta api baik secara off-line, online, dan dengan menggunakan vending machine.

Hal yang serupa juga terjadi untuk moda transportasi lainnya. Dengan telah digunakannya digital marketing, kini masyarakat dapat dengan mudah memesan tiket seperti pesawat udara, kapal laut, kapal Ferri, bus antar kota, dan yang terbaru adalah memesan moda transportasi taxi dan ojek online melalui handphone.


3. Urusan Keuangan dan Perbankan sebelum menggunakan teknologi Digital Marketing merupakan urusan yang memerlukan waktu tersendiri seperti antri di bank untuk mengambil dan menyetor uang, dan mentransfer uang, membayar tagihan, dan antri di anjungan tunai mandiri.

Dengan digunakannya teknologi dan digital marketing, kini masyarakat dapat melakukan pekerjaan-pekerjaan seperti diatas dengan menggunakan Handphone dari rumah, kantor, dan tempat lainnya dengan mudah.


4. Dunia pendidikan juga sudah menggunakan teknologi digital, sehingga kegiatan belajar dan mengajar dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi kini dapat dilakukan secara online, apalagi setelah merebaknya pandemi Covid-19 diberbagai belahan dunia.

Kegiatan belajar dan mengajar untuk sementara dilakukan secara online di rumah, walaupun sebagian orang tua murid terutama orang tua murid kelas 1-6 mengeluh karena memiliki kendala seperti waktu, penguasaan materi belajar, dan gagap teknologi.


5. Pengguna jalan tol kini tidak lagi menggunakan uang tunai atau uang pas ketika akan memasuki gerbang pintu tol untuk membayar tiket.

Penggunaan teknologi digital dan Digital Marketing telah mempermudah pengguna jalan tol membayar tiket secara non tunai dengan menggunakan kartu atau uang digital, sehingga mempercepat proses pembayaran dan mengurangi antrian panjang kendaraan yang akan memasuki jalan tol.

Akan tetapi terkadang pengguna jalan lupa menambahkan saldo kartu uang digitalnya, sehingga tidak dapat masuk ke jalan tol, dan akhirnya meminjam kartu uang digital pengendara mobil di belakangnya.


6. Dunia usaha dan bisnis kini semakin mudah dengan dilakukan menggunakan teknologi digital dan digital marketing.

Kegiatan promosi, pemasaran, dan penjualan baik itu produk maupun jasa kini banyak dilakukan secara online atau digital marketing.

Perkembangan Digital Marketing di Indonesia sampai saat sudah begitu pesat. Pebisnis, pedagang, supplier, dan ibu rumah tangga menggunakan digital marketing untuk memasarkan dan meningkatkan penjualan produk dan layanan mereka.

Dengan merebaknya pandemi covid-19 di tahun 2020 ini, penggunaan digital marketing menjadi salah satu solusi agar dunia usaha tetap dapat berjalan.

Manajamen dan karyawan banyak yang melakukan pekerjaan dari rumah selama kebijakan social distancing diterapkan diberbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan rapat dilakukan secara online dengan menggunakan aplikasi video conference seperti Zoom, agar roda usaha perusahaan tetap dapat berjalan walaupun tidak maksimal.

Pada saat diberlakukannya social distancing, banyak masyarakat sempat mengalami kesulitan melakukan bepergian menggunakan transportasi umum seperti pesawat udara, kereta api, kapal laut, bus antar kota, bus Trans Jakarta, taxi dan ojek online, dikarenakan adanya pembatasan-pembatasan untuk bepergian dan menggunakan transportasi umum.

Beruntunglah perkembangan digital marketing di Indonesia saat ini sudah sangat maju dan kalah dengan negara Lainnya, sehingga kegiatan bisnis tidak lumpuh total dengan telah digunakannya digital marketing untuk kegiatan dunia usaha.

Sebagai contoh, saat ini banyak sekali E-commerce, marketplace, online shop, restoran, kafe, dan super market, menggunakan digital marketing dan layanan antar, sehingga masyarakat dapat membeli kebutuhan mereka dari rumah.

Contoh lainnya adalah penjualan tiket pertandingan sepak bola, bioskop konser musik, pameran, event, dan beberapa kegiatan lainnya dilakukan secara online.

Memang tidak semua sektor dapat dilakukan secara online, tetap saja banyak pekerjaan yang harus dilakukan secara off-line dimana masyarakat tetap harus beraktifitas di luar rumah.

Setidaknya perkembangan digital marketing di Indonesia saat ini telah memberi kontribusi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk tetap menjalankan aktivitas da  kehidupannya di tengah pandemi virus Corona ini.

Semoga krisis ini segera berakhir, semoga tulisan ini bermanfaat...


0 Response to "Inilah Perkembangan Digital Marketing Indonesia Hingga Sampai 2020 Saat ini"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...