Marketing Syariah : Konsep dan Etika Dalam Pemasaran

Marketing Syariah Adalah Sistem Perdagangan Yang sesuai Syariat Islam. 

Ditulis oleh Jati, https://jati882.my.id

Pict


Perdagangan merupakan pintu rezeki yang paling luas. Marketing Syariah merupakan sistem pemasaran yang sesuai dengan syariat Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.

Marketing Syariah adalah salah satu muamalah yang dibenarkan agama Islam, selama proses dan semua transaksinya tidak bertentangan dengan ketentuan syariah Islam.

Nilai inti Marketing Syariah menurut Hermawan Kertajaya adalah integritas dan transparansi. 

Marketing Syariah menurut Hermawan Kertajaya dan Muhammad Syakir Sula adalah sebuah disiplin bisnis strategis yang mengarahkan proses penciptaan, penawaran, dan perubahan value dari suatu inisiator kepada stakeholdernya, yang dalam keseluruhan prosesnya sesuai dengan akad dan prinsip-prinsip muamalah (bisnis) dalam islam.

Konsep Marketing Syariah 

Konsep Marketing Syariah hampir sama dengan konsep marketing yang selama kita kenal yaitu :
Sebuah ilmu dan seni yang mengarah pada proses penciptaan, penyampaian, dan pengkomunikasian value kepada para konsumen, serta menjaga hubungan dengan para stakeholdernya. 

Marketing Syariah adalah bentuk pemasaran yang berlandaskan hukum Islam, dan mempunyai karakteristik :

1. Ketuhanan, bahwa hukum-hukum syariat adalah yang paling adil dan sempurna, selaras dengan dengan segala bentuk kebaikan, mencegah kerusakan, mewujudkan kebenaran, menghilangkan kebatilan, dan menyebarkan kemaslahatan.


2. Mengedepankan masalah moral dan etika. Marketing Syariah mengedepankan ahlak, yaitu moral dan etika dalam seluruh aspek kegiatannya.

3. Tidak eksklusif dan fleksibel dalam koridor syariah. Marketing Syariah adalah konsep pemasaran yang fleksibel sesuai dengan syariat Islam yang melandasinya.

4. Bersifat Humanitis Universal.
Syariat Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW adalah untuk seluruh manusia tanpa melihat suku, ras, warna kulit, dan kebangsaannya.

Etika dalam Marketing Syariah 

  • Taqwa, yaitu mempunyai kepribadian spiritual
  • Shidiq, yaitu berperilaku benar dan simpatik
  • Al-adl, yaitu adil dalam berbisnis
  • Khidmah, yaitu melayani dengan rendah hati 
  • Menepati bila berjanji 
  • Amanah, yaitu jujur dan dapat dipercaya 
  • Tidak berprasangka buruk 
  • Tidak menjelekkan
  • Tidak menyogok atau suap

Jenis-Jenis Usaha Syariah


1. Travel Haji dan Umroh
2. Wisata Halal
3. Kuliner Halal
4. Hotel Syariah
5. Bank Syariah
6. Pegadaian Syariah
7. Asuransi Syariah
8. Property Syariah
9. Lembaga Keuangan Syariah
10. Investasi Syariah

Diolah dari beberapa sumber. 

0 Response to "Marketing Syariah : Konsep dan Etika Dalam Pemasaran "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...