Segmentasi Psikografis tingkatkan ROI Marketing

Segmentasi Psikografis adalah Cara ampuh untuk memasarkan produk yang sama ke Individu yang Heterogen

Ditulis oleh Jati, https://jati882.my.id

Marketing

Segmentasi Psikografis menurut Kotler dan Keller adalah ilmu untuk menggunakan psikologi dan demografi guna lebih memahami konsumen.

Dalam segmentasi Psikografis, pembeli dibagi menjadi berbagai kelompok berdasarkan sifat psikologis atau kepribadian, gaya hidup atau nilai.

Orang-orang dalam kelompok demografi yang sama biasanya memiliki profil psikografis yang sangat berbeda.

Segmentasi Psikografis adalah cara pemasar memposisikan produk mereka sehingga menemukan kecocokan pelanggan yang tepat berdasarkan sikap dan gaya hidup pembeli atau pelanggan.

Segmentasi Psikografis adalah metode yang digunakan untuk mengelompokkan  calon, pelanggan saat ini atau sebelumnya dengan ciri-ciri kepribadian mereka, keyakinan, nilai, sikap, minat, gaya hidup, dan faktor lainnya.

Segmentasi Psikografis telah digunakan dalam riset pemasaran sebagai bentuk segmentasi pasar yang membagi konsumen menjadi Sub kelompok berdasarkan karakteristik psikologis bersama, termasuk keyakinan bawah sadar atau sadar, motivasi, dan prioritas untuk menjelaskan dan memprediksi perilaku konsumen. (Wikipedia)

Mengidentifikasi faktor-faktor yang penting adalah cara yang ampuh untuk memasarkan produk dan layanan yang sama kepada orang-orang dari kelompok demografi, geografi, atau karakteristik lainnya yang berbeda secara dramatis.

Setiap prospek atau klien memiliki susunan psikografis yang berbeda. Menganalisis yang membentuk dan mengelompokkan karakteristik yang sama adalah awal dari segmentasi psikografis.

Ketika kelompok segmen anda memiliki kebutuhan dan respon yang sangat berbeda terhadap penawaran dan pesan anda, ini adalah Indikator bahwa itu adalah saat yang tepat untuk melihat segmentasi psikografis.

Setelah melakukan segmentasi, anda akan dapat dengan mudah mengembangkan dan mengeksekusi terhadap persona pemasaran, yang pada dasarnya menghidupkan setiap segmen untuk semua orang yang terlibat dalam menyusun berbagai bagian dari rencana pemasaran anda.

Dengan melakukan segmentasi psikografis anda dapat memilih saluran yang benar dan lebih bertarget, tata kelola pesanan yang benar, penawaran yang tepat untuk memaksimalkan pemaparan ke segmen-segmen utama.

Semuanya pada akhirnya anda mendapatkan uang anda habiskan dengan bijak, efisiensi belanja iklan meningkat, tingkat konversi juga meningkat.

Segmentasi Psikografis dalam kehidupan kita sehari-hari


Kita mungkin tidak menyadari, semua yang kita jalani selama hidup ini semua melalui proses segmentasi psikografis.

Apa yang kita makan, apa yang kita pakai, film apa yang kita tonton, musik apa yang kita dengarkan, apa yang kita punya, rumah, kendaraan, dari mulai sekolah, kuliah, karir, jodoh, dan lainnya adalah contoh segmentasi psikografis, atau proses pengelompokan orang berdasarkan gaya hidup dan kepribadian.

Lifestyle

Apa bedanya Segmentasi Psikografis dengan Segmentasi Pasar?


Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda.

Segmentasi pasar juga dapat diartikan sebagai proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli di pasar produk, menganalisis perbedaan antara pembeli di pasar.

Segmentasi pasar menurut Philip Kotler Gary Amstrong adalah pembagian sebuah pasar menjadi beberapa kelompok pembeli yang berbeda.

Segmentasi pasar dapat dimaksudkan sebagai pembagian pasar yang berbeda-beda (heterogen) menjadi kelompok pasar yang homogen, dimana setiap kelompoknya bisa ditargetkan untuk memasarkan suatu produk sesuai dengan kebutuhan, keinginan, ataupun karakteristik pembeli yang ada di pasar tersebut.

Perbedaan Segmentasi Psikografis, Perilaku, Kepribadian, dan Gaya hidup. 


Segmentasi Psikografis biasanya digunakan untuk melakukan riset konsumen untuk membantu perusahaan mencapai tujuan serta memahami keinginanan konsumen.

Perilaku merupakan bagian psikografis, sebab perilaku adalah kepribadian konsumen. Konsep gaya hidup konsumen berbeda dengan kepribadian.

Gaya hidup konsumen memperlihatkan bagaimana mereka membelanjakan uang dan menghabiskan waktu, sedangkan kepribadian menggambarkan konsumen lebih dalam, seperti karakteristik pola berpikir, perasaan, dan memandang konsumen.

Peran Influencer dalam Segmentasi Psikografis


Jika belum tau apa itu influencer saya sudah membuat satu artikel tentang influencer dengan judul influencer terbaik Indonesia dan Dunia di Instagram.

Influencer dapat membantu mempermudah suatu bisnis atau brand yang ingin menargetkan konsumen mereka berdasarkan segmentasi psikografis, seperti :

1. Mendapatkan follower dengan minat yang sama.
2. Memberikan konten yang menarik dan konsisten.
3. Memberi efek persuasif yang lebih dalam.
4. Memberi interaksi yang lebih intim.
5. Membentuk persepsi yang sama.


Pada masa lalu, pemasar biasanya mengandalkan segmentasi demografis seperti usia, pendapatan, jenis kelamin atau ukuran keluarga untuk menemukan kecocokan pembeli. Akan tetapi sekarang jika hanya dengan demografi saja, akan gagal memberikan gambaran holistik tentang segmen anda.

Cara yang tepat untuk memulai segmentasi psikografis anda adalah dengan melakukan penelitian tentang minat dan hobi pelanggan anda. Ini adalah langkah yang cukup mudah karena metodologinya mudah dan, sebagian besar, orang-orang bersedia untuk berbagi dengan orang tentang sesuatu seperti :
  • Olah raga
  • Film
  • Musik
  • Rekreasi
  • Aktivitas
  • Media
  • Nilai-nilai
  • Dll.

Setelah diketahui pola dalam minat pelanggan yang ingin anda kejar, selanjutnya adalah mencari tahu dimana mereka biasa berkumpul seperti :

  • Grup Facebook 
  • Forum Facebook
  • Podcast
  • Video game 
  • TV dan Radio
  • Festival musik 
  • Dll. 


Diolah dari beberapa sumber. 

0 Response to "Segmentasi Psikografis tingkatkan ROI Marketing "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...